BEDANYA ANTARA ILMU DAN ADAB

Oleh: Wajidi Sayadi

 

Membaca surat al-Fatihah ketika sedang shalat adalah fardhu. Shalat tidak sah tanpa membaca surat al-Fatihah. Hanya saja cara membacanya berbeda-beda antara seseorang dengan lainnya.

Misalnya ada orang membaca surat al-Fatihah mulai ayat 1 disambung dengan ayat 2 dan 3 tanpa bernapas. Membaca ayat 4 dan 5 sekaligus. Ayat 6 dan 7 digabung dibaca sekaligus. Tiga kali bernapas. Mungkin ada juga yang membacanya hanya dua kali bernapas. Ayat 1 dibaca sekaligus ayat 2, 3, 4, dan 5. Lalu ayat 6 dan 7 digabung satu kali bernapas.

Pembacaan ayat-ayat surat al-Fatihah seperti ini, secara ilmu dianggap sesuai dengan ilmunya selama bacaannya tidak menyimpang dari ilmu tajwid. Shalat pun yang dilaksanakan adalah sah secara hukum.

Ada juga yang membaca surat al-Fatihah tertib sesuai ayatnya.

Mulai membaca ayat 1 berhenti sejenak. Lalu lanjut ayat 2. Setelahnya lanjut ayat 3 dan berikutnya hingga selesai. Dibaca surat al-Fatihah ayat perayat, tidak disambung dan digabung satu kali bacaan tanpa bernapas dalam beberapa ayat.

Membaca tertib ayat per ayat seperti ini adalah secara ilmu dan adab.

Rasulullah SAW. menjelaskan bahwa setiap selesai membaca satu ayat surat al-Fatihah dalam shalat, Allah akan memjawab bacaan kita.

Rasulullah SAW. menjelaskan dalam hadis Qudsi, bahwa Allah Ta’ala berfirman:

Ketika Hamba membaca, ‘Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.’

Allah menjawab, ‘Hamba-Ku telah memuji-Ku.’

hamba membaca; ‘Arrahmaanir rahiim.’

Allah menjawab; ‘Hamba-Ku telah menyanjung-Ku.’

hamba membaca; ‘Maaliki yaumid diin.’

Allah menjawab; ‘Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku.’

hamba membaca; ‘Iyyaaka na’budu wa iyyaka nasta’iin.’

Allah menjawab; ‘Inilah bagian-Ku dan bagian hamba-Ku, sedangkan bagi hamba-Ku apa yang dimintanya.

hamba membaca; ‘Ihdinash shiraathal mustaqiim, shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghdluubi ‘alaihim waladl dllaallliin.’

Allah menjawab; ‘Inilah bagian dari hamba-Ku, dan baginya apa yang di minta.’” (HR. Muslim dari Abu Hurairah).

Kalau kita membacanya dengan menggabung beberapa ayat, kira-kira kapan Allah menjawab bacaan hambanya, dan bagaimana cara menjawabnya.

Maka sebaiknya secara adab, berilah kesempatan Allah menjawab setiap kali bacaan satu ayat bacaan surat al-Fatihah.

Inilah kira-kira bedanya antara ilmu dan adab. Wallahu A’lam.

Semoga bermanfaat.

Milan Italia, 16 Desember 2025

Posted in: Kajian Islam

Leave a Comment