MUKHALAFAH AN-NAFS

Oleh: Wajidi Sayadi
Materi ini merupakan penggalan dari Ngaji Hadaiq al-Haqaiq secara rutin Ahad Subuh di Surau Babul Jannah Pontianak tema pembahasannya kali ini adalah Mukhalafah an-Nafs, Melawan dan Mengendalikan Hawa Nafsu.
Pembahasan dan penanaman nilai-nilai spiritual dengan semangat pengendalkian hawa nafsu sangat penting, sebab pengendalian hawa nafsu dari berbagai ambisi keinginan dan ego merupakan salah satu pintu keselamatan diri dan kebahagiaan.
Allah berfirman:
وَاَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّه وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوٰىۙ فَاِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوٰىۗ
Adapun orang-orang yang takut pada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari (keinginan) hawa nafsunya. Sesungguhnya surgalah tempat tinggal(-nya). (QS. An-Nazi’at/79: 40-1).
Sebaliknya, semua selera dan ambisi keinginan dan ego ingin dipenuhi semuanya akan menjadi penyebab kerusakan, kehancuran dan kebinasaan. Keinginan memenuhi semua selera syahwatnya cenderung akan menghalalkan segala cara, dan merusak persaudaraan.
Demi tercapainya ambisi selera syahwatnya yang berlebihan, apa pun caranya segalanya dihalalkan, termasuk saudaran dan keluarganya pun akan dikorbankan.
Nabi SAW. sudah memperingatkan bahayanya. Beliau bersabda:
أَخْوَفُ مَا أَخَافُ عَلَى أُمَّتِي اتِّباَعُ الْهَوَى وَطُوْلُ الأَمَلِ
“Yang paling aku khawatirkan atas umatku adalah mengumbar selera hawa nafsunya dan panjang angan-angan.” (HR. Ibnu ‘Adiy dari Jabir).
Semoga Bermanfaat
Pontianak, Ahad, 2 Nopember 2025.
Posted in: Akhlak / Tasawuf, Kajian Islam

Leave a Comment